Halo Gan ! Ketemu lagi dengan Mimin, hehe
Kali ini ane akan share berita yg pastinya HOT !!
Simak dah
|
L
|
uar angkasa mulai dipandang sebagai sumber bahan tambang yang perlu di
eksplorasi untuk kebutuhan manusia. NASA misalnya, mulai menerima tawaran dari
perusahaan tambang untuk mengambil materi seperti helium 3 di bulan.
Seperti yang dilansir oleh The Verge (9/3), NASA menemukan bahwa bulan
memiliki materi pembentuk yang mahal seperti beberapa metal langka yang jarang
ditemukan di bumi serta helium 3. Oleh karenanya, untuk mengurangi kelangkaan
itu, NASA pun berencana untuk menambang bulan.
Sebuah proposal yang diajukan Soft Touchdown untuk program bertajuk Lunar
Cargo Transportation and Landing itu. Dengan begitu, langkah untuk menambang
bulan secara privat pun mulai dilakukan.
Lewat program ini, Amerika Serikat memang tidak akan terlibat secara
langsung melainkan hanya memperbolehkan NASA saja. Hal ini dikarenakan kontrak
tersebut dilandasi oleh Akta Perjanjian Luar Angkasa.
Penambangan ini sendiri dilakukan dengan dalih untuk melakukan penelitian.
Namun, dunia sepertinya akan merasa keberatan karena bulan bukanlah properti
milik NASA seorang.
Menurut Perjanjian PBB tentang Luar Angkasa pada 1967, telah disepakati
bahwa negara manapun dilarang menyatakan klaim terhadap bulan. Langkah NASA
untuk tidak melibatkan pemerintahnya sendiri dinilai sebagai cara licik untuk
mengakali perjanjian itu.




0 komentar:
Posting Komentar